Hidrogen Sulfida, Gas Berbau Seperti Telur Busuk

H2S merupakan gas yang sangat berbahaya dan beracun serta mudah terbakar, dan berbau seperti telur busuk. Beratnya 20% dibandingkan udara dan dapat terakumulasi di daerah dataran rendah. H2S mungkin ada dalam sistem proses hidrokarbon, terutama ketika reservoir mulai matang dan airnya habis. H2S juga dapat timbul pada cairan sumur, lumpur pengeboran limbah dan lain-lain.

Bahaya tambahan yang disebabkan oleh sistem dengan H2S adalah produksi bahan piroforik (juga dikenal sebagai endapan lumpur hitam yang dapat terbakar secara spontan ketika dikeringkan di udara). Jika bahan ini dibiarkan mengering di udara maka dapat menimbulkan ledakan atau kebakaran. Oleh karena itu penting untuk mempertimbangkan bahaya ini ketika membuka peralatan dan menangani lumpur dan kerak piroforik.

H2S digolongkan sebagai bahan kimia yang menyebabkan sesak nafas; ia berhenti bernafas dan mengambil oksigen, menyebabkan mati lemas. ‘Occupational Exposure Limits’ (OEL’s) / batas paparan di tempat kerja adalah konsentrasi zat berbahaya di udara, yang dirata-ratakan selama periode tertentu yang disebut sebagai ‘time-weight average’ (TWA).

Dampak kesehatan yang buruk pada peningkatan konsentrasi, tertulis pada tabel di bawah ini:

OELEfek Kesehatan
0,2 ppmBau dapat di deteksi oleh kebanyakan orang dan kapan saja.
10 – 50 ppmIritasi pada mata, hidung dan tenggorokan.
100 ppmKehilangan indera penciuman.
200 ppmEndema paru (paru-paru terisi cairan).
> 500 ppmKetidaksadaran diikuti kematian jika tidak segera diselamatkan.
> 1000 ppmPernafasan berhenti dalam satu atau dua tarikan nafas, kematian dalam 3 menit.

  Hal-hal penting menyangkut H2S yang harus di perhatikan, antara lain:

  • Periksa kondisi ‘windsock’ secara berkala untuk mewaspadai perubahan arah angin dan ‘muster station’ harus melawan angin.
  • Kru yang memasuki area klasifikasi H2S harus membawa ‘portable H2S monitor’. Pemantau harus tetap berada di lokasi kerja, memberikan cakupan yang baik terhadap potensi pelepasan H2S atau dalam jarak satu meter dari sumber H2S.
  • Pastikan ‘portable H2S (multi gas) detector’ telah dikalibrasi sebelum digunakan.
  • Jika alarm gas beracun di detektor anda berbunyi, anda harus segera menghentikan aktifitas anda.

Leave A Comment